Monday, June 18, 2012

Pelayanan Bar


Bar adalah suatu tempat yang diorganisasikan secara komersil dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, terdapat baik di dalam sebuah Hotel, terkadang berdiri sendiri di luar Hotel, dimana seseorang bisa mendapatkan pelayanan segala macam minuman baik yang beralkohol maupun yang tidak beralkohol kecuali minuman panas seperti kopi dan teh. Dalam hal ini seseorang yang ahli dalam menyajikan minuman dari kopi dan teh biasa disebut dengan Barista. Barista adalah sebutan untuk seseorang yang pekerjaannya membuat dan menyajikan kopi kepada pelanggan.
Istilah bar dikenal di Amerika Utara pada abad 16. Bar sendiri berasal dari kata Barrier (penghalang), barrier adalah meja penghalang yang membatasi dua ruangan, yaitu ruangan dimana petugas bar bekerja dengan ruangan tempat para tamu yang berduduk santai sambil menikmati minuman yang disuguhkan. Barrier tersebut, mempunyai fungsi utama sebagai pemisah antara bar customers dengan barman atau bartender, berfungsi juga sebagai tempat meletakkan minuman pesanan tamu. Bartender adalah orang yang melayani minuman di belakang sebuah bar di sebuah kedai, pub bar. Biasanya meracik minuman beralkohol dari berbagai jenis, seperti bir, anggur dan koktail, serta minuman ringan atau minuman non-alkohol lainnya. Mixologist adalah bartender atau orang lain yang mengkhususkan diri dalam penciptaan resep koktail.

Bartender and Barista JobDesc.

  • Mengembangpuaskan antusias pelanggan
  1. Menyambut dan berhubungan ke setiap tamu.
  2. Temukan kebutuhan tamu dan menyarankan produk dengan tepat ke setiap tamu untuk meningkatkan pelayanan dan memenuhi tujuan penjualan.
  3. Menawarkan demonstrasi kepada pelanggan.
  4. Menciptakan peluang bagi tamu agar dapat berinteraksi dengan produk.
  5. Tanggap terhadap kebutuhan pelanggan dan mengatakan terima kasih kepada setiap pelanggan.
  6. Mendemonstrasikan perilaku ‘Pelayanan Prima’ dengan menjaga kebutuhan pelanggan.
  • Menyediakan minuman berkualitas secara konsisten untuk semua pelanggan
  1. Menyiapkan minuman dengan standar yang telah ditentukan perusahaan.
  2. Mengikuti pedoman kesehatan, keselamatan dan sanitasi untuk semua produk.
  • Menjaga kualitas operasional bar
  1. Mengikuti kebijakan dan prosedur operasional sesuai dengan aliran waktu/shift. 
  2. Mengikuti standar merchandising, stok, FIFO (First In First Out) dan menyimpan produk. 
  3. Melakukan pembersihan pekerjaan sesuai dengan daftar nama tugas dan standar pembersihan dan bekerja sebagai Bartender/Barista.
  4. Mempersembahkan diri secara profesional dan menunjukkan komunikasi yang jelas dengan menggunakan keterampilan cemerlang ke semua tamu dan mitra kerja.
  • Berkontribusi untuk menyimpan profitabilitas
  1. Mengikuti prosedur penanganan kas serta kebijakan kasir. 
  2. Mengikuti pengadaan inventori.
  3. Berkontribusi menyimpan tujuan untuk meningkatkan penjualan dan meningkatkan keuntungan.
  • Bertanggung jawab untuk mempelajari semua aspek dari posisi barista
  1. Bertanggung jawab untuk pembelajaran diri. 
  2. Belajar dan menunjukkan menciptakan Experience Profit. 
  3. Belajar dan menunjukkan standar kinerja yang tercantum dalam panduan Kebijakan.


contoh
Daily Bar Inventory Sheet
date:
Product
Inventory
From Earlier Bar
Add Purchase
Total Inventory available
On-hand Qty
Less Other, Spillage, returns
Spoiled
Total Potensial
Item Name
Herbal Drink

alangsari



sch



kuku bima



sch



kunyit asam



sch



pegel linu



sch



alangsari



gr



beras kencur



gr



kunyit asam



gr



kopi energi



gr



kuku bima



gr



Juices

apple



ml



guava



ml



pineapple



ml



strowberry



ml



orange



ml



lime squeeze



ml



Beer

bintang



bottle



Sodas

fanta



bottle



Tea

jasmin tea ‘tong-tji’



pcs



shenca



gr



Syrup

marquisa



ml



kawizta



ml



Jam

strowberry



gr



blueberry



gr



Ice Cream

chocolate



pail



strowberry



pail



vanilla



pail



mocca



pail



Water

aqua



gallon





Product
Inventory
From Earlier Bar
Add Purchase
Total Inventory available
On-hand Qty
Less Other, Spillage, returns
Spoiled
Total Potensial
Item Name
Fresh Fruits

apple



gr



avocado



gr



dragon fruit



gr



durian



gr



guava



gr



fresh orange



gr



soursop



gr



manggo



gr



star fruit



gr



strowberry



gr



kedondong



gr



Others

crystal sugar



gr



chocolate powder



gr



sweets plum



gr



choco rice



gr



rainbow choco



gr



raisin



gr



peanut



gr



waffer



gr



NB :



Paraf
by
Barista



Bar Manager On Duty :  _________      __________
  Name               Signature


Minuman dibagi menjadi 2 kelompok dan di dalam dunia industri ini dinamakan Mocktail (minuman non-beralkohol) dan Cocktail (minuman beralkohol). Sedangkan definisi minuman adalah bahan cair atau liquid kecuali obat dan soup yang dapat dikonsumsi sebagai air minum, dengan mempunyai rasa, aroma, yang berbeda. Dalam hal ini, seorang bartender harus mengerti bagaimana menampilkan atau mengeksekusikan minuman tersebut kemana akan disajikan ke dalam gelas. Gelas dibedakan menjadi dua kelompok yaitu; Unstem Glass (gelas tak berkaki) untuk menyajikan minuman yang di campur ice dan Stem Glass (gelas berkaki) di mana untuk menyajikan minuman dingin tanpa ice dan biasanya untuk mempertahankan suhunya tetap dingin maka seorang bartender melakukan chilling atau frosting terlebih dahulu. Gelas sendiri merupakan salah satu peralatan pelengkap untuk ditata di atas meja yang tidak kalah pentingnya dengan peralatan lainnya dalam menunjang semaraknya daya tarik di atas meja maupun suasana restoran atau bar pada khususnya.

Berbagai macam dan jenis gelas menurut penggunaanya dibawah ini:

Brandy Snifter 
Untuk menyajikan Spirit jenis Brandy atau Cognac dengan atau tanpa es biasanya gelasnya dipanaskan terlebih dahulu sebelum brandy atau cognac dituangkan,tujuan dari pemanasan ini adalah agar aroma Brandy terutama Cognac saat di sajikan akan keluar.

Cocktail, Martini, V glass
Untuk menyajikan minuman campuran biasanya beralkohol.

Mug, Pilsener Beer
Untuk menyajikan semua jenis bir baik draught/draft atau botol/can.



Old Fashioned glass
Untuk menyajikan semua jenis spirit dengan ice.



Shot glass
Untuk menyajikan spirit tanpa es atau straight, plain , pure atau neat. 

Pinacolada
Untuk menyajikan minuman campuran hasil kreasi Bartender.

Wine glass
Untuk menyajikan white atau red wine dimana bibir gelas lebih kecil daripada badan gelas hal ini dimaksudkan agar banquet dari wine tidak cepat keluar, gelas white wine lebih kecil daripada red wine fungsinya agar white wine bertahan dingin lebih lama, karena white wine disajikan dengan temperatur 10 -12 C sedangkan red wine 18 -20 C.


Cordial glass
Untuk menyajikan minuman jenis liqueur atau cordial tanpa es atau straight up, orang eropa menyebut dengan liqueur sedangkan orang amerika menyebut dengan cordhal, sedangkan fungsi lain dari liqueur biasanya untuk menyajikan shooter atau layer.

High Ball 
Untuk menyajikan spirit with mixer.

Aperitif glass
Untuk menyajikan aperitiv tanpa ice.

Irish Coffee glass
Untuk menyajikan special coffee yaitu minuman jenis hot drink yang mengandung campuran esspreso coffee dan spirit.





Cyclone glass
Untuk menyajikan minuman kreasi Bartender bedanya terletak di bentuk kakinya.

Champagne glass
Untuk menyajikan champagne tetapi yang sering dipakai adalah champagne flute karena menahan babel atau gas co2 tidak cepat menguap.


Collin glass
Mempunyai volume 10-12 oz yang berfungsi untuk menyajikan minuman jenis long drink sepert tom collin.

Burgundy glass
Untuk menyajikan wine yang berasal dari daerah burgundy yaitu Perancis.

Caraf
Mempunyai ukuran dari 250 ml - 1000 ml berfungsi untuk menyajikan wine jika tamu membeli wine  by Caraf.

Decanter wine
Untuk decanting wine yang bersendimen biasanya red wine.

Pitcher 
Untuk menyajikan minuman yang di campur dengan ice baik untuk beer atau minuman bersoda lainnya.

dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment